Barru News — Keluhan masyarakat kembali mencuat terkait maraknya aksi balap liar di kawasan jalan poros Makassar–Barru, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.
Aktivitas berbahaya tersebut kerap terjadi di sepanjang ruas depan Masjid Mujahidin Bottoe Barru hingga kawasan Toko Cahaya Fajar Barru, terutama pada malam hari dan semakin ramai saat malam Minggu.

Warga mengaku resah karena balap liar tidak hanya mengganggu ketenangan, tetapi juga membahayakan keselamatan para pengguna jalan. Para pelaku memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, melakukan manuver berbahaya, serta menggunakan knalpot bising yang menimbulkan suara memekakkan telinga.
Warga Takut Terjadi Korban Jiwa
Sejumlah warga yang bermukim di sekitar lokasi mengaku waswas setiap malam akhir pekan. Mereka khawatir balap liar tersebut berujung pada kecelakaan fatal yang bisa menelan korban jiwa, baik dari kalangan pelaku maupun pengguna jalan lainnya.
“Hampir setiap malam Minggu mereka balapan di sini. Suaranya bising sekali, kami sulit istirahat. Yang paling kami takutkan kalau sampai ada yang tertabrak atau kecelakaan parah,” ujar seorang warga Bottoe Barru yang enggan disebutkan namanya.
Selain suara bising, warga juga mengeluhkan aksi konvoi kendaraan setelah balapan yang kerap menutup sebagian badan jalan. Kondisi ini membuat arus lalu lintas terganggu dan menimbulkan potensi konflik dengan pengendara lain.
Desakan Agar Polisi Bertindak Cepat
Masyarakat berharap Polres Barru segera mengambil langkah tegas dan konkret untuk menghentikan aksi balap liar tersebut. Warga menilai patroli rutin, razia kendaraan, serta penindakan terhadap penggunaan knalpot tidak standar perlu ditingkatkan, khususnya pada jam-jam rawan.
“Kami mohon kepada pihak kepolisian agar serius menangani masalah ini. Jangan sampai menunggu jatuh korban dulu baru bertindak,” tegas warga lainnya.
Warga juga berharap pihak kepolisian dapat berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat setempat untuk memberikan edukasi kepada para remaja agar tidak terjerumus dalam aktivitas yang membahayakan diri dan orang lain.
Polisi Diminta Tingkatkan Pengawasan
Maraknya balap liar di jalur trans Sulawesi ini dinilai sangat mengkhawatirkan mengingat jalan tersebut merupakan jalur utama dengan volume kendaraan yang cukup padat, termasuk kendaraan berat dan angkutan antar daerah.
Masyarakat meminta Polres Barru untuk meningkatkan pengawasan, khususnya pada malam akhir pekan, serta melakukan penindakan sesuai aturan hukum yang berlaku. Langkah tegas diharapkan dapat memberikan efek jera kepada para pelaku sekaligus menjamin keselamatan masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polres Barru belum memberikan keterangan resmi terkait langkah penanganan terhadap maraknya aksi balap liar di wilayah tersebut. Warga berharap, keluhan yang telah berulang kali disampaikan ini segera mendapat respons nyata dari aparat penegak hukum.


















